Kita masih saja duduk di tepian, mengenang senja yang baru pergi padahal sudah tiba gulita
Rasanya kupandang langit masih tetap jingga, kata temanku langit sudah hitam…sambil lalu ia beringsut menjauh kemudian pergi diam diam
Aku masih menghitung burung-burung di kejauhan yang terbang sama-sama, menukik sama-sama, lalu pada ujung mata hilang sama-sama…
Sambil tersenyum “bukankah kita sama seperti burung itu kawan?”… hening…rupanya ia sudah berjalan pulang
Aku teriak “ Hei kawan, bukankah kesini jalannya pulang?” ia tetap diam..
Waktu kupandang langit sekali lagi, ternyata memang langit sudahlah hitam
Aku pulang sendiri meninggalkan tepian, lalu tercenung….
malam ini, aku akan bermimpi tentang burung-burung senja yang terbang sama-sama, menukik sama-sama, lalu kemudian hilang sama-sama…