Senja di petang itu

Posted: Desember 7, 2008 in Uncategorized

Kita masih saja duduk di tepian, mengenang senja yang baru pergi padahal sudah tiba gulita

Rasanya kupandang langit masih tetap jingga, kata temanku langit sudah hitam…sambil lalu ia beringsut menjauh kemudian pergi diam diam

Aku masih menghitung burung-burung di kejauhan yang terbang sama-sama, menukik sama-sama, lalu pada ujung mata hilang sama-sama…

Sambil tersenyum “bukankah kita sama seperti burung itu kawan?”… hening…rupanya ia sudah berjalan pulang

Aku teriak “ Hei kawan, bukankah kesini jalannya pulang?” ia tetap diam..

Waktu kupandang langit sekali lagi, ternyata memang langit sudahlah hitam

Aku pulang sendiri meninggalkan tepian, lalu tercenung….

malam ini, aku akan bermimpi tentang burung-burung senja yang terbang sama-sama, menukik sama-sama, lalu kemudian hilang sama-sama…

Komentar
  1. bundaelly mengatakan:

    Bro, coba ganti judulnya. Sudah ada 7 jt tulisan yang pake judul itu. Hihihi.. Peace! ^_^

  2. hilmasol54 mengatakan:

    Akhirnya Hilma mengerti maksud dari tulisan ini..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s